Newsletter Yayasan Rumah Tumbuh Harapan Bandung

Bulan lalu kami kedatangan seorang remaja yang pernah kami layani dulu. Sekarang remaja ini ingin melanjutkan sekolah di Bandung dan minta kami untuk memfasilitasinya. Keluarganya mempercayakannya kepada kami karena mereka merasa kami sangat membantu mereka dulu. Melihat hal ini kami hanya bisa bersyukur dan terkagum-kagum karena melihat perubahan yang terjadi dalam hidupnya. Kami tidak tahu apa yang akan Tuhan lakukan dalam hidupnya ke depan, namun kami akan melakukan yang terbaik agar rencana Tuhan dalam hidupnya boleh tergenapi. Dukung terus kami supaya bisa menolong lebih banyak wanita yang mengalami kehamilan di luar nikah dan bisa menyelamatkan semakin banyak bayi tidak bersalah dari ancaman aborsi.

Tolong dukung kami dalam doa khususnya untuk pokok-pokok doa berikut:

• Proses perizinan RUTH Dreamland agar segera selesai dan kami bisa mulai membangun. Kami rindu memiliki tempat mandiri dengan fasilitas memadai untuk menolong lebih banyak jiwa lagi.
• Doakan juga penyuluhan, seminar yang akan diadakan sepanjang tahun ini sehingga semakin banyak orang menyadari akan pentingnya sebuah nyawa.
• Doakan agar staf kami, para sukarelawan yang membantu boleh terus dikuatkan dan diperlengkapi dalam melayani mereka yang membutuhkan.
• Doakan juga untuk proses pemulihan pembina kami Bapak Charles Wong setelah operasi transplantasi ginjal.


Doa kami bagi bayi-bayi yang berhasil kami tolong adalah agar mereka memiliki masa depan yang cerah sesuai dengan apa yang Tuhan telah rencanakan bahkan sebelum mereka lahir. Beriku t data bayi yang kami tolong bulan Maret:

Raditya
12 Maret 2019
2400 gr
48 cm


Bulan Maret ini kami kedatangan tamu spesial dari Jepang, Ps. Ricky Gordon and tim Ai No Kesshin. Kunjungan ini bisa dikatakan sebagai kunjungan balasan, karena kami dua tahun yang lalu sempat mengunjungi mereka. Sedikit latar belakang tentang pelayanan Ai No Kesshin. Ini adalah pelayanan yang dirintis oleh Ps. Ricky dan Sarah Gordon di Shizuoka, Jepang untuk menolong bayi-bayi yang dibuang dan juga bayi-bayi penderita Down Syndrome. Bagi masyarakat Jepang penyakit Down Syndrome adalah penyakit terkutuk sehingga ketika seorang bayi didiagnosa Down Syndrome akan segera dibuang. Pelayanan ini telah ada selama 26 tahun dan mereka sudah menolong lebih dari 300 bayi.

Selain itu kami juga mendapat kunjungan dari komunitas hidroponik dan sekolah BAIS (Bandung Alliance Intercultural School). Tuhan memberkati Anda semua

Yayasan Sayap Ibu Jakarta

Sekolah BAIS

Komunitas Hidroponik

(Indonesia) Newslatter Maret 2019

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *