Visi dan Misi
  • Mengambil Keputusan Yang Benar

    Jangan MENAMBAH dosa dengan berbuat dosa lagi yaitu membunuh bayi tak berdosa itu

  • Yayasan Rumah Tumbuh Harapan

    Kami berharap bisa menolong dan membantu anda menemukan jawaban permasalahan anda, anda aman bersama kami

  • Kata Bijak Untuk Anda

    Setiap anak tidak bisa memilih untuk lahir dimana, dalam kondisi apa, bahkan dalam keluarga yang bagaimana namun setiap anak memiliki hak hidup yang sama

LATAR BELAKANG

Angka aborsi di dunia sudah mencapai 60 juta bayi per tahun, Indonesia termasuk 4 besar dunia.
Angka aborsi di Indonesia sudah mencapai 2,6 juta pertahun dan setiap tahun cenderung meningkat.
Berarti 1.200.000 Kasus aborsi per tahun dilakukan oleh mahasiswa,
dan 900.000 kasus aborsi per tahun dilakukan oleh pelajar menurut data BKKBN dan cenderung meningkat.

Dalam bencana tsunami aceh yang memakan korban 600 ribu orang
seluruh dunia memandang, dan semua agama berpartisipasi menolong
namun ironisnya 2.6 juta aborsi pertahun tidak banyak gerakan yang mengupayakan pencegahannya
bahkan data menujukkan kecenderungan meningkat di Indonesia yang tidak melegalkan aborsi.

Sedangkan data RUTH :

  • 24% dilakukan oleh Mahasiswa
  • 28% dilakukan oleh Pelajar
  • 56% dilakukan wanita usia dibawah 20 tahun
  • 28% dilakukan wanita usia 20 - 29 tahun
  • 60% dilakukan bersama kekasih dan
  • 68% pria tidak bertanggung - jawab

 

 Visi dan Misi Rumah Ruth

  1. Stop Aborsi

Melayani dan membina wanita - wanita yang tidak menginginkan kehamilannya akibat kekerasan atau hubungan diluar pernikahan dan mencegah terjadinya aborsi dengan memberikan pengertian.

  1. Pembinaan

Menanamkan dan mengarahkan jiwa - jiwa ini kepada pikiran yang selaras dengan pikiran Kristus.

  1. Kemandirian

Mendewasakan wanita - wanita yang dilayani sehingga mereka menjadi mandiri terutama mereka yang memilih menjadi orang tua tunggal.

  1. Penyuluhan

Memberikan penyuluhan pencegahan bahaya aborsi dan dampaknya ke sekolah - sekolah, kampus - kampus, gereja - gereja dan komunitas umum.

Video Profile